show on me^^!

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type ...

u'r my inpiration

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type ...

m3...net

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type ...

aquh’s admin panel

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type ...

Prev Next

Tampilkan postingan dengan label goresan sahabt. Tampilkan semua postingan

A Post Without Image

Doa untuk Sahabat

Tuhan, aku sangat bersyukur
Engkau memberikan sahabat yang terbaik buatku
mereka menjadi bagian penting dalam hidupku
kehadiran mereka semakin mewarnai hidupku

Tuhan memakai mereka untuk membentuk hidupku semakin dewasa
Tuhan memakai mereka untuk menegurku ketika aku bersalah
Tuhan memakai mereka untuk menguatkanku di saat aku lemah
Tuhan memakai mereka supaya rencanaMu dalam hidupku terlaksana

Mereka menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran
Mereka bisa membantuku ...

A Post Without Image

Sebersit kisah seorang sahabat karibQ...

Arti Tentang Sahabat...
Kenapa disaat terjatuh kita ingin seseorang memeluk kita atau sekedar menemani kita? Mengapa juga ketika disakiti kita inginkan seseorang untuk tempat kita mengadu?
Mungkin kita akan menjadi sakit kembali ketika melihat atau mendengar seseorang yang kebetulan mirip dan dekat dengan orang yang pernah melukai kita.
Adakalanya dengan ketakutan dan kebingungan kita memutuskan tidak akan pernah percaya dan mencintai siapapun lagi Kitapun merasakan senang jika ada seseorang yang selalu disisi kita saat sedih maupun saat senang.
Seseorang yang selalu membantu kita tanpa mengharap apapun selain senyuman kita, yang mengerti, yang memahami dan menerima kita apa adanya.
Beberapa dari kita menyebutnya sahabat perjalanan hidup
Sebagian lebih sederhana mengatakan teman seperjuangan
Bagi yang romantis menyatakan kekasih hati
Teruntuk yang telah menikah mengakui bahwa Tuhan menciptakannya agar kita tidak merasa kesepian
Sejauh mana beda dari semua itu? __________________

A Post Without Image

Malaikat KecilQ...

sederhana dan lusuh. Aku yakin sang pemilik selalu membawanya kemanapun ia pergi. Meskipun wujudnya lusuh dan lecek, isinya ternyata kisah-kisah tulus yang luar biasa. Sungguh seperti cermin indah diriku.
Malaikat kecil itu muridku di kelas 5 sekolah dasar. Dia sangat baik, pintar, sedikit pendiam dan suka menulis. Tapi aku tidak pernah menyangka ia akan menulis sebuah buku untukku. Buku itu dia tulis selama hampir 2 tahun, bercerita tentang semua aktivitas dikekolah, teman-teman, guru dan perasaannya. Dia menulis semua dengan bahasa yang indah dan detil, bahkan hari dan tanggal kejadiannya. Dia berniat menjadikan buku itu hadiah akhir tahun untukku dan partner guruku.
Dia memberikan buku itu menjelang hari kenaikan kelas.
Dari lembar pertama yang kubaca aku mulai menangis. Satu hal yang membuatku sangat terharu. Dia mengganti namaku dan partnerku dengan “MALAIKATKU” disemua kisah yang ia tulis.
Lembar partama buku itu tertulis : “Aku senang sekali berada di kelas 5. Terimakasih Allah Engkau memberiku 2 malaikat cantik yang selalu tersenyum untukku dan mengajariku banyak hal. Tolong lindungi dan sayangi mereka Ya Allah”
Aku membaca isi buku itu tanpa ada yang terlewatkan. Masih dengan butiran-butiran lembut yang mengalir dari mataku. Walaupun ia tak berharap balasan. Tapi aku ingin sekali membalasnya, walau tidak sebanding dengan apa yang ia berikan selama ini.
Lalu aku menulis sebuah surat untuknya:
“Wahai malaikat kecilku…
Aku mungkin tidak sehebat dan sempurna seperti malaikat impianmu. Karena
Aku hanya punya dua mata, yang dapat menatapmu hangat
Aku cuma punya satu mulut, yang hanya bisa tersenyum untukmu
Aku hanya punya dua telinga, yang sanggup mendengarkan kisah-kisahmu
Aku juga punya dua tangan kecil, yang dapat merengkuhmu kapanpun kau mau
Dan aku punya satu hati, yang menyimpanmu disudutnya yang dalam dan hangat.
Malaikat kecilku….
Terimakasih atas perhatianmu selama ini. Aku yakin suatu hari nanti kau akan jadi malaikat bagi orang-orang disekelilingmu. Kepakkan sayapmu setinggi yang kau mau. Tak perlu khawatir kau kesepian, karna hamparan bintang-bintang akan selalu menemanimu di tiap langit cakrawala”.
Keesokan harinya ia datang padaku. Dengan mata berkaca-kaca ia berkata : “terimakasih ya bu, suratnya indaaah banget”. Aku menarik tubuh mungil itu dalam pelukanku : “sama-sama, tapi buku yang kamu tulis jauuh lebih indah. Terus menulis ya…”.